Senin, 22 April 2013

THEORY AND HISTORY : Ludwig Von Mises




Koleksi TBB SALAM Jember


Ludwig Von Mises sepanjang hidupnya produktif menulis arrtikel dan menerbitkan buku. Sebagian besar telah member kontribusi terhadap perkembangan teori dan aplikasi ilmu ekonomi.

Ada empat karya tulis dia yang penting, menjadi tugu peringan bagi para ekonomi di abad 20 dan awal abad 21 M. Pertama, The Theory Of Money And Credit (1912) yang menjadikan Mises berkedudukan posisi teratas sebagai pakar ekonomi. Buku ini menjelaskan tentang teori uang dan teori harga relative dan garis besar dari siklus atau lingkaran usaha / bisnis.

Kedua, buku yang berjudul Socialism (1922) menjabarkan definisi dan kritik yang lengkap tentang sosialisme. Memperlihatkan kegagalan sosialisme dalam perekonomian dunia.

Ketiga, risalah yang luar biasa yang dikenal dengan risalah Human Action (1949). Risalah ini mengungkapkan struktur ekonomi dan analisa perilaku manusia. Ketiga karya Mises ini mempengaruhi di bidang ekonomi, terutama pengaruh perkembang Austria  dalam perkembangan ekonomi Amerika Serikat.

Keempat, karya keempat Mises adah Theory and History (1959). Karya ini merupakan landasan filosofi dan penjabaran filosofi yang mendasari Human Action.

Theory and History merupaan karya metodologi besar Mises. Pendekatan ekonomi memberikan kritik yang jelas terhadap historisme, saintisme dan materialism dialiektikanya Marxis.

Tantangan utama terhadap Theory and History dalam era pendidikan yang spesialisasi buta serta ekonomi yang tercerabut dari akar-akar filosofis. Tentu buku ini tidak menarik bagi mereka yang spesialisasi buta. Ludwig von Mises telah melakukan perjuangan terhadap kondisi statis akibat laissez-faire dalam praktek pasar bebas.

Metode sistematika Mises diberi nama Praxeology (praksiologi). Praksiologi ini merupakan wawasan tentang pentingnya manusia harus dianalisa dengan cara yang berbeda dengan melihat batu, planet, atom atau molekul.

Manusia adalah makhluk yang bertindak, manusia memiliki tujuan. Manusia dengan tujuannya berupaya mewujudkan tujuannya. Sedangkan batu, dalam pandang Mises, tidak memiliki tujuan, sehingga tidak adanya program alternative tindakan.

Manusia tidak seperti benda atau mesin yang begitu saja dipetakan dan diplot dalam suatu mindset besar. Bahwa saintisme sebagai gagasan satu-satunya yang benar dengan pendekatan ilmiah telah menjadikan manusia teralienasi / terasing dari sifat kemanusiaannya.
(Dari Beberapa Sumber)
MY
220413

Tidak ada komentar:

Posting Komentar